Dataran Merdeka : Ruang Terbuka Hijau Penuh Sejarah Kemerdekaan Malaysia

Dataran Merdeka : Ruang Terbuka Hijau Penuh Sejarah Kemerdekaan Malaysia

Berlibur ke Malaysia dengan budget terbatas? Tak perlu khawatir. Negeri Jiran ini punya segudang destinasi wisata yang tak berbayar alias gratis. Dengan begitu, kamu tak perlu mengeluarkan uang sepeserpun dari dompetmu dan liburanmu di sini akan lebih hemat.

Dataran Merdeka merupakan salah satu destinasi wisata tak berbayar di Malaysia yang dapat kamu kunjungi. Destinasi yang satu ini merupakan sebuah lapangan luas. Namun, jangan dulu kecewa karena lapangan tersebut bukanlah sekedar lapangan biasa.

Dataran Merdeka memiliki nilai historis sangat tinggi bagi warga Malaysia. Lapangan ini pun dikelilingi dengan gedung berarsitektur cantik yang dapat kamu manfaatkan sebagai latar bagi dokumentasi kamu di Negeri Jiran ini. Simak ulasan lebih lengkap tentang Dataran Merdeka di bawah ini.

Data Fakta Dataran Merdeka

Negara : Malaysia

Kota : Kuala Lumpur

Alamat : Jalan Raja, City Centre, 50050 Kuala Lumpur, Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Malaysia

Jenis Wisata : Landmark, Taman

Sejarah Singkat Dataran Merdeka Malaysia

Dataran Merdeka Malaysia ini dulunya hanya berupa lapangan luas biasa. Klub Selangor yang kini bernama Royal Selangor Club menggunakan lapangan ini sebagai tempatnya berlatih. Tak mengherankan, Dataran Merdeka dikenal juga dengan nama Selangor Club Padang. Lapangan ini juga terkadang hanya disebut ‘Padang’ saja yang artinya adalah lapangan.

Lapangan luas ini dibangun pada tahun 1844 pada masa jajahan Inggris. Lokasi lapangan ini yang strategis mengingatkan Inggris akan atmosfer di tanah airnya nun jauh di sana. Mereka pun membangun area tersebut menjadi sebuah lapangan yang difungsikan bagi kegiatan sosial dan hiburan, salah satunya yakni permainan kriket. 

Pada tahun 1897, Malaysia yang kala itu masih berada di bawah pemerintahan Britania Raya memindahkan kantor-kantor pemerintahannya ke Gedung Sultan Abdul Samad. Gedung ini merupakan salah satu daya tarik bagi Dataran Merdeka dari dulu hingga kini. A.C. Norman, A.B. Hubback, dan R.A.J. Bidwell lah yang merancang bangunan dengan gaya Neo-Mughal atau Indo-Saracenic ini.

Baca Juga :  Suria KLCC : Mall Keren di Bawah Menara Kembar Petronas

Sekretariat Negara Selangor dan Mahkamah Agung menjadikan Gedung Sultan Abdul Samad sebagai rumah mereka. Tak ayal, Selangor Club Padang banyak digunakan untuk berbagai acara kenegaraan. Karena alasan itulah Klub Selangor akhirnya dipindahkan.

Gedung Sultan Abdul Samad sudah berdiri sebelum adanya rencana pemindahan kantor pemerintahan Malaysia ke sana. Setelah kantor-kantor pemerintahan lain menyusul pindah ke kawasan yang sama, gedung antik tersebut tak mampu menampung seluruh kantor negara di dalamnya. Sehingga, sejak 1899, pembangunan gedung-gedung lain untuk mendukung jalannya birokrasi Malaysia pun dimulai.

Pada 30 Agustus 1957 tengah malam, Malaysia memulai gerakan nyata untuk terbebas dari jajahan Britania Raya. Bendera Inggris yang berkibar di Padang diturunkan dari atas tanah Malaysia. Sebagai gantinya, Jalur Gemilang, bendera negara Malaysia, dikibarkan dengan gagah. Tepat pada 12.01 waktu setempat, Perdana Menteri Malaysia kala itu memekikkan 3 kali kata ‘merdeka’.

Pagi hari di 31 Agustus 1957, upacara kemerdekaan Malaysia pun digelar di Padang. Ribuan warga Malaysia turut menghadiri ceremonial sakral tersebut. Sejak saat itu, Padang berubah nama menjadi Dataran Merdeka. Beberapa orang juga menyebutnya dengan Lapangan Merdeka, Alun-alun Merdeka, dan Independence Square

Dataran Merdeka Kini

Sebagai saksi detik-detik kemerdekaan Malaysia, Dataran Merdeka tak ayal memiliki nilai sejarah yang tinggi bagi negara ini. Meskipun demikian, pemerintah Malaysia menjadikan lokasi bersejarah ini sebagai ruang publik yang terbuka. Siapapun, termasuk wisatawan asing, dapat datang ke lapangan ini tanpa ditarik biaya apapun. Dataran Merdeka pun kini menjadi salah satu destinasi wisata di Negeri Jiran.

Kehadiran Gedung Sultan Abdul Samad tepat di seberang Dataran Merdeka tentu saja menarik perhatian banyak orang selain lapangan luas tersebut. Arsitekturnya yang sangat indah menjadikan gedung ini banyak dijadikan objek foto oleh wisatawan. Hingga kini, Gedung Sultan Abdul Samad masih aktif digunakan sebagai bangunan perkantoran untuk Kementrian Informasi Komunikasi dan Kebudayaan Malaysia.

Baca Juga :  Zoo Negara : Kebun Binatang Pertama di Malaysia

Salah satu hal yang menarik dari Dataran Merdeka adalah tiang yang berdiri sangat tinggi di pinggir lapangan. Ketinggian tiang tersebut membuat jejeran tiang-tiang bendera di sekitar Dataran Merdeka menjadi sangat mini. Bagaimana tidak? Tiang bendera raksasa tersebut menjulang setinggi 95 meter. Tak mengherankan, tiang tersebut mencetak rekor sebagai tiang bendera tertinggi di dunia.

Selain itu, Dataran Merdeka juga dinobatkan sebagai titik nol kilometer negara Malaysia. Terdapat tugu titik nol kilometer tak jauh dari lokasi lapangan merdeka tersebut. Hal ini sekaligus menandakan awal mula perjalanan negara ini pasca merdeka dari Britania Raya.

Apa yang Bisa Dilakukan di Dataran Merdeka?

Mengunjungi Dataran Merdeka, kamu tidak akan hanya dapat melihat hamparan rumput luas. Terdapat beberapa hal menarik yang bisa kamu lakukan sebagai oleh-oleh pengalaman berwisata di negara ini. Berikut ini beberapa hal yang dapat kamu lakukan di Dataran Merdeka.

Bersantai di Dataran Merdeka

Jika kamu datang ke Dataran Merdeka saat cuaca sedang baik dan tidak begitu terik, kamu dapat duduk-duduk di atas Dataran Merdeka sambil santai menikmati hembusan angin di sana. Pastikan kamu datang saat matahari tidak sedang berada tepat di atas ubun-ubun. Dengan begitu, momen santai kamu di Dataran Merdeka akan terasa sangat nyaman.

Menyalurkan Hobi Fotografi

Bagi kamu yang gemar akan dunia fotografi, Dataran Merdeka dapat menjadi objek foto yang menarik. Gedung Sultan Abdul Samad merupakan objek foto favorit para wisatawan asing. Detail arsitekturnya yang cantik sudah banyak menghisap perhatian para wisatawan. Sebagian dari mereka bahkan rela berdiri di tengah jalan demi mendapatkan sudut foto yang pas.

Mengelilingi Gedung-gedung Bersejarah

Dataran Merdeka dikelilingi oleh banyak bangunan bersejarah di berbagai penjuru mata anginnya. Di seberang lapangan, terdapat bangunan Royal Selangor Club yang didirikan sejak 1884. Dulunya bangunan ini merupakan tempat pertemuan masyarakat Inggris yang berpangkat tinggi dan merupakan anggota klub.

Baca Juga :  Taman Negara Malaysia : Bertualang di Hutan Hujan Tropis Negeri Jiran

Di arah selatan lapangan pun terdapat Museum Sejarah Nasional. Di samping museum tersebut, kamu bisa menjumpai Galeri Kota Kuala Lumpur yang berisi kisah kota Kuala Lumpur dalam bentuk miniatur. Di sebelah utara, Katedral Anglikan St. Mary’s berdiri tegak. Gereja ini merupakan gereja anglikan tertua di Malaysia.

Menyaksikan Parade Merdeka

Jika kamu datang ke Malaysia pada akhir Agustus dan datang ke Dataran Merdeka, kamu akan dapat menyaksikan parade tahunan di negara ini. Parade ini diadakan untuk merayakan hari kemerdekaan Malaysia. Ribuan orang biasanya turut memenuhi Dataran Merdeka di momen ini. 

Cara Menuju Dataran Merdeka

Dataran Merdeka berada di dekat Central Market dan Masjid Jamek. Untuk datang ke sini, kamu dapat menggunakan moda transportasi berbasis rel dan turun di stasiun Masjid Jamek. Dari stasiun, kamu hanya harus berjalan kaki untuk sampai di Dataran Merdeka yang bersejarah ini.

Alternatif lainnya untuk menuju Dataran Merdeka yaitu dengan menggunakan bis. Malaysia memiliki fasilitas bus gratis yang diperuntukkan bagi wisatawan asing. Go KL blue line merupakan bus yang bisa kamu manfaatkan jika ingin menghemat biaya akomodasi kamu di Malaysia untuk menuju Dataran Merdeka. Tapi, siap-siap untuk berdesakan ya.

Kesimpulan

Dataran Merdeka merupakan destinasi yang tepat bagi kamu yang menyukai sejarah. Selain tak harus membayar tiket masuk, kamu pun akan disuguhi dengan pengetahuan nilai-nilai masa lampau dengan mengunjungi lokasi yang satu ini. Karena lokasinya terbuka, waktu yang paling pas untuk datang ke sini adalah pagi hari atau sore hari. Jika datang ke sini, jangan lupa untuk ikut menjaga kebersihan destinasi ini dengan membuang sampah pada tempatnya. 

Berita Menarik Lainnya
Kereta Gantung Genting : Wahana Wisata Gondola di Ketinggian 6000 Kaki
Kereta Gantung Genting : Wahana Wisata Gondola di Ketinggian 6000 Kaki
error: Kontent dilindungi !!