Doi Inthanon : Wisata Alam Pegunungan Taman Nasional di Thailand

Thailand bukan hanya negara dengan 1000 pagoda di dalamnya. Negara ini juga punya daya tarik lain selain kuil yang bisa menggoda para wisatawan untuk datang ke sini. Keindahan alam Thailand rupanya merupakan magnet tersembunyi di Asia Tenggara.

Bagi kamu yang datang ke Thailand namun tidak ingin menghabiskan waktu hanya berbelanja di Chatuchak, kamu bisa mencoba wisata alam negara ini. Doi Inthanon merupakan destinasi yang sangat layak kamu coba. Wisata pegunungan di Thailand ini memiliki lebih dari sekedar hawa dingin pegunungan.

Terdapat banyak sekali objek wisata yang bisa kamu datangi di Doi Inthanon. Kamu pun dapat melakukan berbagai macam hal di sini selain menikmati suasana khas pegunungan. Simak ulasan lengkap tentang Doi Inthanon berikut ini.

Mengenal Doi Inthanon

Doi Inthanon merupakan suatu kawasan pegunungan di Thailand yang juga dinobatkan sebagai Taman Nasional di negara tersebut. Status Taman Nasional ini disematkan pada Doi Inthanon di tahun 1972. Di seantero Thailand, taman nasional ini merupakan salah satu yang paling populer.

Dulunya, Doi Inthanon dinamakan Doi Angka atau Doi Luang yang artinya gunung besar. Nama sederhana ini diberikan oleh suku asli di perbukitan yang ada di kawasan tersebut ketika mereka pertama kali menemukan Doi Inthanon. Dengan tinggi 2.565 meter di atas permukaan laut, Doi Inthanon memang merupakan gunung yang besar sekaligus menjadi puncak tertinggi di Thailand.

Nama Doi Inthanon sendiri diambil dari nama kaisar terakhir di Kerajaan Chiang Mai sebelum kerajaan tersebut pada akhirnya melebur dengan Siam. Kaisar Inthawichayanon merupakan kaisar yang sangat peduli akan bentang alam di utara Thailand tersebut dan ingin menjaganya. Setelah meninggal, abu beliau disemayamkan di pegunungan tersebut. Nama Doi Inthanon pun disematkan untuk menghargai jasa-jasanya semasa hidup.

Baca Juga :  Mata Uang Thailand Baht Dengan Kode THB dan Simbol ฿

Dilihat dari letak geografisnya, Doi Inthanon berada di dalam wilayah provinsi Chiang Mai. Kawasan yang juga dijuluki ‘The Roof of Thailand’ ini membentang sekitar 482 meter persegi. Tak mengherankan, Doi Inthanon menjadi rumah bagi banyak spesies flora dan fauna di dalamnya.

Doi Inthanon merupakan taman nasional yang banyak dikunjungi orang, baik warga lokal maupun wisatawan asing. Mereka datang ke sini biasanya karena 2 alasan. Pertama, karena lokasinya yang dekat dengan Chiang Mai. Kedua, karena mereka ingin merasakan berada di puncak tertinggi negara ini.

Jika kamu berencana mengunjungi Doi Inthanon, kamu harus mencari waktu terbaik agar tidak berdesakan dengan orang dan tidak mengalami kemacetan panjang di jalan. Akhir pekan dan hari libur nasional harus dihindari. Waktumu hanya akan habis dalam kemacetan luar biasa pada hari-hari ini. Datang ke sini pada hari kerja merupakan pilihan yang paling bijaksana.

Ada Apa Saja di Doi Inthanon?

Layaknya daerah pegunungan, yang sudah pasti dapat kamu temukan di sini adalah pemandangan khas di ketinggian. Pohon-pohon pinus dengan aromanya yang khas, cicitan burung, dan juga cuaca sejuk akan menyambut kedatanganmu di Doi Inthanon. Namun, Doi Inthanon punya lebih dari hal tersebut untuk dapat kamu nikmati.

Air Terjun

Air Terjun di Doi Inthanon

Doi Inthanon memiliki cukup banyak air terjun di dalam wilayahnya. Beberapa air terjun memiliki akses yang mudah dan dekat dari pusat taman nasional. Air terjun Mae Klang merupakan air terjun dengan akses termudah. Jaraknya hanya sekitar 600 meter dari checkpoint di sebelah tenggara Doi Inthanon. Tak mengherankan, lokasinya biasanya dipenuhi oleh wisatawan. 

Trail Alam

Bagi kamu pecinta petualangan, Doi Inthanon juga memiliki kegiatan trail alam yang bisa kamu coba. Terdapat beberapa jalur yang bisa kamu gunakan untuk bisa berada lebih dekat dengan alam. Angka Luang Nature Trail merupakan salah satu yang terkenal. Selama perjalanan, kamu akan ditemani dengan suasana hutan yang lembab, rindang, dan juga pesona magisnya.

Baca Juga :  Panduan Wisata Thailand : Serunya Liburan di Negeri Gajah Putih
Jalur Trekking di Doi Inthanon

Untuk melakukan perjalanan ini, kamu wajib ditemani oleh seorang pemandu. Biaya untuk pemandu di tiap kelompok yaitu sekitar 200 Baht. Namun, pada bulan Juni hingga November, kamu tidak bisa melakukan kegiatan trail alam di Doi Inthanon karena pada bulan-bulan tersebut, kegiatan ini ditutup.

Two Chedis

Yang paling menarik minat hampir semua wisatawan yang datang ke Doi Inthanon adalah berada di puncak tertinggi gunung. Dengan begitu, mereka dapat melihat pemandangan Thailand dari ketinggian. Two Chedis merupakan spot dimana para wisatawan dapat berdiri di titik tertinggi Thailand. Spot ini juga banyak digunakan untuk menyaksikan matahari terbit dan terbenam.

Two Chedis Doi Inthanon

Chedis merupakan stupa yang dibangun di puncak gunung. Kedua stupa ini merupakan bentuk penghormatan pada Raja Bhumibol Adulyadej dan Permaisuri Sirikit yang dibangun pada saat perayaan ulang tahun mereka yang ke 60. Stupa tersebut dibangun pada tahun 1987 dan 1992.

Royal Project Inthanon

Royal project Inthanon merupakan sebuah proyek yang diinisiasi oleh Raja Bhumibol pada 1979. Sang Raja bertujuan mengedukasi suku asli di wilayah tersebut untuk tidak lagi menanam opium yang merupakan tanaman candu. Sebagai gantinya, edukasi tentang tanaman dan sayuran komersial dilakukan. Kini, Royal Project Inthanon semakin berkembang dan siapapun dapat mengunjungi perkebunan tersebut.

Mengamati Burung

Doi Inthanon merupakan tempat yang sangat tepat untuk mengamati burung. Rindang dan asrinya lingkungan taman nasional ini membuat banyak burung menjadikan Doi Inthanon rumah mereka. Pada sekitar bulan Februari hingga April, burung-burung biasanya melakukan migrasi besar dan merupakan musim berkembang biak. Inilah momen terbaik untuk mengamati burung-burung tersebut.

Desa-desa Etnis

Di sekitar Doi Inthanon, terdapat beberapa desa yang dihuni suku asli Thailand. Para penduduk desa ini menghasilkan kerajinan tangan yang dapat dibeli oleh wisatawan yang berkunjung. Desa Mae Klang Luang merupakan salah satu desa yang dapat kamu kunjungi. Letaknya sekitar 5 km dari pusat taman nasional.

Baca Juga :  Madame Tussauds Thailand : Museum Patung Lilin dengan Berbagai Kejutan

Penginapan

Jika kamu ingin lebih lama menikmati keindahan alam Doi Inthanon, kamu dapat menginap di sini. Terdapat beberapa pilihan penginapan, yaitu kemah dan bungalow. Jika kamu memilih berkemah, tak perlu pusing memikirkan segala perlengkapannya karena semua sudah disediakan di sini. Tentunya kamu akan diharuskan membayar biaya sewa. Bungalow tentu saja memiliki harga sewa yang jauh di atas kemah.

Cara Menuju Doi Inthanon

Taman Nasional Doi Inthanon memiliki beberapa akses pintu masuk. Yang terdekat berjarak kurang lebih 2 jam perjalanan dengan mobil dari Chiang Mai. Jaraknya memang hanya 40 mil. Namun, medan pegunungan yang berliku dan cukup terjal membutuhkan waktu cukup lama untuk ditempuh.

Kamu dapat menggunakan songthaew yang merupakan transportasi umum khas Thailand untuk sampai di Doi Inthanon. Namun, kamu harus bersiap-siap naik dan turun lebih dari satu songthaew untuk mencapai lokasi taman nasional tersebut. Kekurangan lainnya menggunakan moda transportasi satu ini yaitu kamu akan susah untuk pergi dari satu lokasi wisata ke lokasi lainnya karena jarak yang sangat jauh jika ditempuh dengan berjalan kaki.

Cara yang direkomendasikan yaitu dengan menyewa mobil dari Chiang Mai. Jangan lupa untuk menawar harga sewa pulang dan pergi. Selain itu, diskusikan dengan supir destinasi mana saja yang ingin kamu tuju selama di Doi Inthanon. 

Kesimpulan

Menikmati keindahan alam memang tidak ada duanya. Apalagi jika kamu dapat menikmati berbagai sajian alam di satu kawasan wisata seperti Doi Inthanon. Usaha untuk menuju ke sana tentunya akan setimpal dengan pesona alam yang ditawarkan Doi Inthanon pada mata dan hati kamu. 

Berita Menarik Lainnya
Nakamise Street Asakusa : Belanja di Pusat Pertokoan Tertua di Jepang