Festival Chingay Parade Singapura

Festival Chingay Parade Singapura

Saat perayaan Tahun Baru Cina, masyarakat Singapura merayakannya dengan meriah. Tidak hanya River Hongbao, saat berkunjung ke Singapura saat Imlek, kamu juga tidak boleh melewatkan Parade Chingay. Orang pertama yang memunculkan pertunjukkan ini adalah Lee Kuan Yew, yang merupakan Perdana Menteri Singapura saat  itu dan juga menjabat sebagai Ketua dari PA (People’s Association).

Sejarah Festival Chingay Parade

Kata Chinghay berasal dari bahasa Mandarin yang memiliki arti sebagai seni kostum dan topeng. Kata tersebut sama artinya dengan zhuang yi yang digunakan dalam dialek Hokkian. Pada awalnya, ide diadakannya parade ini muncul dari empat dekade yang lalu, dimana saat itu pemerintah melarang menyalakan petasan karena pada dasarnya perayaan tahun baru dikhususkan untuk mengusir roh jahat dan menjadikan suasana yang lebih baik untuk tahun depannya. 

Pertunjukkan pertama diadakan pada tanggal 4 Februari, 1973 yang pada saat itu masih didominasi oleh pertunjukkan karnaval budaya Tionghoa seperti naga, tari barongsai, pertunjukkan bela diri khas masyarakat Tionghoa dan drama – drama dengan dialek lokal. Karena pertunjukkan mendapat respon yang baik dari pemerintah dan masyarakat setempat, makanya karnaval tersebut ditetapkan sebagai acara tahunan ketika tahun baru Imlek. Sejak saat itu, pertunjukkan ini semakin berkembang dan bervariasi sehingga banyak menarik minat orang untuk melihat bahkan ikut andil dalam parade. Pada masa – masa sekarang, pertunjukkan bukan lagi menyuguhkan seni yang identik dengan rakyat Tionghoa namun telah berubah dan menyebar sehingga budaya dari berbagai negarapun dapat ditampilkan disini. 

Awal tertariknya masyarakat internasional akan parade ini adalah saat tahun 1987, The Straits Times, majalan Singapura yang berbahasa Inggris mensponsori empat seniman dari Tokyo untuk datang dan ikut andil dalam pertunjukkan. Sejak saat itu, parade Chingay mulai dilirik negara – negara lain dan mengundang beberapa seniman dari negara lain untuk berpartisipasi. Besarnya minat yang mereka munculkanpun menarik semakin banyak peserta internasional dalam perayaan ini.

Baca Juga :  Esplanade Theatres by the Bay : Pusat Seni Dengan Bangunan Paling Unik di Singapura

Banyak hal – hal yang menarik yang ditunjukkan dalam parade ini setiap tahunnya. Pada tahun 2012, Chingay merayakan anniversary yang ke 40 dan melakukan Waterway Parade of Love and Care yang mana mereka melakukan pertunjukkan dengan 8000 seniman. Sedang pada tahun 2015, sebagai bagian dari perayaan SG50, parade Chingay menampilkan 11000 seniman yang merupakan pertunjukkan terbesar sepanjang sejarah dengan jumlah peserta terbanyak. 

Apa itu Festival Chingay Parade?

Parade ini menampilkan Float Chingay dengan berbagai jenis warna dan bentuk. Dapat dikatakan bahwa Festival Chingay Parade ini adalah parade pertunjukkan jalanan yang terbesar di seluruh Asia. Parade rutin diadakan setiap tahun untuk memperingati tahun baru Imlek. Pada tahun 2019 kemarin, parade Chingay diadakan tanggal 15 sampai 17 Februari dengan tema “Dreams Funtasia (Bicentennial Edition)” dari 3 sore hingga 10 malam. Tema yang diusung setiap tahunnya berbeda – beda. 

Uniknya pertunjukan yang dilakukan di Singapura ini dapat dikatakan sebagai pertunjukan yang syarat nilai budaya. Acara yang menarik ini menyatukan bermacam – macam orang dengan budaya yang berbeda – beda yang tinggal di Singapura, antara lain etnis Tionghoa, Melayu, India, dan Eurasia. Mereka bersama  – sama bersatu padu untuk membuat pesta pertunjukkan yang meriah.

Parade ini menampilkan warisan multibudaya yang hidup damai berdampingan di Singapura. Hal – hal yang ditampilkan dalam pertunjukkan bermacam – macam, dari kendaraan yang dihias sedemikian rupa hingga barongsai, budaya yang kental dari masyarakat Tionghoa. Selain itu ada pula pertunjukkan akrobat, mengendarai sepeda, pesenam berirama, pemandu sorak, dan aksi menari lainnya.

Parade ini menawarkan banyak sekali pertunjukkan yang dapat memanjakan mata kamu dan membuatmu berdecak kagum. Salah satu yang menarik dari Parade Chingay tahun lalu adalah lukisan sepanjang 270×7 meter yang menggambarkan keadaan yang terjadi di masa lalu, sekarang, dan masa depan. Selain itu ada juga Balon Naga LED yang sangat besar dengan ukuran kurang lebih 49 meter. 

Baca Juga :  Cloud Forest : Hutan Berkabut di Antara Belantara Beton Kota Singapore

Dimana Festival Chingay Parade diselenggarakan?

Parada ini digelar di salah satu negara maju di Asia yaitu Singapura. Lebih tepatnya berada memanjang dari F1 Pit Building, kemudian berjalan melalui belakang Singapore Flyer. Seterusnya menuju ke Marina Bay Floating Platform atau NS Square. Rute parade juga akan melintasi rumah – rumah penduduk dan pusat pemukiman masyarakat negara Singapura.

Lokasi – lokasi ini dipilih dengan tujuan agar dapat menampung lebih banyak penonton dan pengunjung yang ingin menyaksikan langsung parade unik yang diselenggarakan setahun  sekali ini. Tidak hanya rakyat Singapura yang tertarik untuk menikmatinya, wisatawan dari berbagai negara juga hadir untuk menikmati suasana unik yang ditunjukkan di Singapura.

Kapan Festival Chingay Parade ini diadakan?

Parade biasanya dilakukan 2 sampai 3 hari. Untuk dapat menikmati parade di jalanan kamu dapat menikmatinya dengan gratis tanpa dipungut biaya. Pada hari terakhir karnaval, diadakanlah playground besar yang spektakuler di arena F1 yang ditutup sementara dan disulap menjadi tempat yang menarik untuk didatangi. Untuk mengunjungi acara ini, kamu harus membeli tiket masuk dan biasanya akan cepat habis jika tidak membeli jauh – jauh hari. Bagi kamu yang berada di luar Singapura, kamu dapat membelinya secara online. Tapi ingat, harus cepat – cepat agar tidak kehabisan. 

Peserta parade Chingay ini bukan hanya masyarakat Singapura namun juga dari negara – negara tetangga yang lain. Indonesia sendiri sudah pernah tujuh kali mengikuti acara ini bahkan sampai mendatangkan 300 penari dari berbagai daerah. Tahun ini 2020, Chingay Parade akan diselenggarakan pada tanggal 31 Januari hingga 1 Februari 2020 dengan rute dan tempat yang sama setiap tahunnya. 

Baca Juga :  Supertree Grove Singapore : Pohon Raksasa Ikon Gardens by the Bay

Siapa saja yang dapat menikmati Festival Chingay Parade?

Parade ini sangat cocok ditonton untuk segala usia, dari anak – anak sampai orang tua. Bukan hanya pertunjukkan yang berjalan melewati rute, tapi juga di sepanjang jalan  kamu dapat menemukan zona yang menyuguhkan aktivitas menarik, tempat – tempat menarik yang didesain untuk berfoto, makanan dan minuman yang enak berikut juga merchandise atau souvenir yang berhubungan dengan parade Chingay.

Oleh karena, parade ini sangat menarik minat wisatawan untuk datang karena banyak sekali hal yang dapat kita nikmati disini. Karena terlalu banyaknya yang berkunjung, banyak tiket pertunjukkan khusu yang laku terjual bahkan setelah beberapa hari dilaunching.

Festival Chingay Parade 2020

Tema yang diangkat pada tahun 2020 ini adalah Colours in Harmony. Diperkirakan lebih dari 5000 orang akan datang sebagai peserta yang mengisi acara ini. Chingay Parade 2020 juga akan dijadikan acara memperingati 60 tahun People’s Association (PA) yang mana mereka akan mengusung tema berjudul Bridge of Harmony. 

Hal terbaru yang ditawarkan di parade tahun ini selain performance dari seniman lokal dan internasional antara lain acara opening yang akan menunjukkan kembang api dengan panjang 200m, naga terbesar dan terpanjang sepanjang sejarah.

Berita Menarik Lainnya
Hakone : Wisata di Kapal Bajak Laut dengan Pemandangan Gunung Fuji
Hakone : Wisata di Kapal Bajak Laut dengan Pemandangan Gunung Fuji