Japanese Garden Singapore : Taman Kota di Singapura Yang Memiliki Lansekap ala Jepang

Japanese Garden Singapore : Taman Kota di Singapura Yang Memiliki Lansekap ala Jepang

Last updated:

Jika kamu pergi ke Singapura namun ingin menemui suasana yang tentram dan jauh dari hiruk-pikuk pusat kota Singapura, cobalah sedikit menepi ke sebelah barat negara ini. Singapura memiliki sebuah taman besar yang dapat membawa suasana damai pada harimu. Bukan hanya kaya akan oksigen, taman ini juga memiliki atmosfer nilai budaya yang tinggi.

Di daerah Jurong East, terdapat 2 taman cantik yang tidak akan bisa kamu temui di sekitar magnet utama Singapura, Marina Bay. Taman ini adalah Chinese Garden Singapore dan Japanese Garden Singapore. Sesuai dengan lokasi dimana taman ini berada, keduanya dikenal dengan nama Jurong Gardens. Pada halaman ini, Japanese Garden Singapore akan dibahas lebih lengkap.

Mengenal Japanese Garden Singapore

Dari namanya, Japanese Garden Singapore sudah jelas mewakili budaya dari negara mana. Ya, taman ini merupakan taman Jepang di Negara Merlion. Teknik yang digunakan untuk menciptakan taman ini tidak sembarangan. Mengikuti cara-cara dalam membuat taman di era Muromachi (1392 hingga 1568) dan era Momoyama (1568 hingga 1615), tak mengherankan jika taman ini memiliki nuansa Negeri Sakura yang kental.

Japanese Garden Singapore terletak bersebelahan dengan Chinese Garden Singapore. Kedua taman ini dihubungkan oleh sebuah jembatan megah dengan arsitektur kuno yang menawan. The Bridge of Double Beauty memungkinkan orang yang datang ke Japanese Garden Singapore untuk dapat juga menengok taman sebelahnya, begitupun sebaliknya.

Dibandingkan Chinese Garden Singapore, taman yang juga dikenal dengan nama Seiwaen ini memiliki desain yang lebih sederhana. Gazebo-gazebo dengan fasad minimalis yang dilengkapi bangku taman menemani keindahan taman ini. Pepohonan dengan cabang-cabang rendahnya pun turut membuat taman ini tampak cantik dan rindang.

Baca Juga :  Lorong Buangkok : Kampung Terakhir Yang Masih Bertahan di Singapura

Japanese Garden Singapore juga dihiasi oleh Toro stone lantern yang merupakan lampu taman tradisional khas Jepang. Alih-alih menggunakan lampu yang tertempel pada tiang besi sebagai penerangan, taman ini menggunakan tugu batu dimana lampu taman ditaruh di dalamnya. Detil ini semakin menguatkan atmosfir Jepang pada taman ini.

Japanese Garden Singapore merupakan tempat yang sesuai untuk bermeditasi dengan segala ketenangan suasana yang dihadirkan di sini. Kicauan burung-burung yang terbang kesana kemari akan semakin membuat waktu yang kamu habiskan di sini semakin menyenangkan. Kesederhanaan arsitektur taman dan bangunan di Japanese Garden Singapore dibandingkan taman tetangganya nyatanya sama sekali tidak mengurangi kesenangan saat berada di taman ini.

Kedua taman yang tergabung dalam Jurong Gardens ini membentang seluas 13.5 hektar. Kamu bisa saja bersantai di sini seharian sambil menikmati suasana alam di taman ini. Jangan sampai lupa bahwa kamu sedang berada di Singapura dan bukan di Jepang atau di era Tiongkok kuno.

Apa yang Bisa Dilakukan di Japanese Garden Singapore?

Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan di taman hijau dan cantik di barat Singapura ini. Yang tidak bisa terlewatkan tentunya duduk bersantai sambil menikmati semilir angin di tepi danau taman ini. Kamu bisa memanfaatkan gazebo-gazebo yang tersebar di taman ini. Dengan adanya kursi-kursi di gazebo tersebut, kamu bisa saja membawa bekal dari rumah untuk disantap bersama di taman ini.

Di taman ini juga terdapat satu dari 10 jam matahari yang tersebar di Singapura. Pendirian jam matahari di negara ini pada 2007 silam dimaksudkan untuk mendukung gerakan Singapore Science Center demi menggalakkan minat rakyat Singapura pada sains. Jam matahari di Japanese Garden Singapore mewakili Venus dalam susunan tata surya. Kamu tentunya bisa melihat jam matahari ini secara langsung jika mengunjungi Japanese Garden Singapore.

Baca Juga :  Madame Tussauds Singapura : Bukan Museum Patung Lilin Biasa

Selain itu, kamu juga bisa mengunjungi Turtle & Tortoise Museum yang terletak di komplek Jurong Gardens. Terdapat banyak koleksi penyu dan kura-kura yang bisa kamu tengok di sini. Mengunjungi museum ini, kamu akan dikenakan tiket masuk per orangnya.

Cara Menuju ke Japanese Garden Singapore

Untuk menuju Japanese Garden Singapore, kamu dapat menaiki MRT dengan turun di stasiun Chinese Garden. Dari sana, kamu dapat berjalan kaki selama sekitar 5 hingga 10 menit untuk sampai di Chinese Garden Singapore. Kamu hanya harus melewati The Bridge of Double Beauty untuk ke Japanese Garden Singapore.

Kesimpulan

Meskipun sangat menawan dengan segala kedamaian dan kecantikan tamannya, Japanese Garden Singapore tidak menarik tiket masuk sepeserpun kepada siapapun yang datang mengunjunginya. Kamu hanya harus memastikan kamu mengenakan sepatu atau alas kaki yang nyaman untuk mengelilingi taman ini. Selain itu, jangan lupa membawa air minum agar tidak kehausan ketika menjangkau segala sudut taman ini.

Berita Menarik Lainnya
Skyline Luge Sentosa : Memacu Adrenalin dari Ketinggian 100 Meter di Singapura
Skyline Luge Sentosa : Memacu Adrenalin dari Ketinggian 100 Meter di Singapura
error: Kontent dilindungi !!