Kiyomizu Dera : Indahnya Kuil di Tengah Perbukitan Hijau Jepang

Kiyomizu Dera : Indahnya Kuil di Tengah Perbukitan Hijau Jepang

Jepang bukan hanya terkenal dengan bunga Sakura atau Sushi. Negeri Matahari Terbit ini punya daya tarik besar untuk mendatangkan para wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Lewat budaya dan keindahan alam yang memukau, Jepang menjadi negara yang menyuguhkan beragam keseruan. 

Bila kamu berkunjung ke Jepang, Kyoto menjadi salah satu wilayah yang layak untuk kamu sambangi. Bergerak menuju sisi timur kota Kyoto, terdapat Kuil Kiyomizudera yang merupakan magnet wisata negara Jepang. Bukan sekedar bangunan tempat ibadah, Kiyomizudera yang terletak di perbukitan menawarkan keindahan alam yang sangat cocok untuk kamu nikmati. 

Di area sekitar Kiyomizudera, kamu bisa menemukan banyak objek wisata yang dapat kamu jelajahi. Mulai dari menikmati kopi dengan lantai tatami, hingga berbelanja cinderamata untuk keluarga. Berikut ini, ulasan lengkap seputar Kiyomizudera. 

Mengenal Kuil Kiyomizudera

Kuil Kiyomizudera yang juga berarti kuil air suci ditemukan pada tahun 780. Kiyomizudera yang terletak di dekat mata air Otowa ini ditetapkan sebagai warisan budaya dunia UNESCO sejak tahun 1994. Awalnya Kiyomizudera dianggap berafiliasi dengan sekte Hosso dari agama Buddha. 

Kiyomizu Dera : Indahnya Kuil di Tengah Perbukitan Hijau Jepang

Pendiri kuil yang merupakan kepala biarawan adalah biksu esoterik Enchin. Pada tahun 778 ia bermimpi diperintahkan seorang dewa untuk naik ke Sungai Kizugawa guna menemukan mata air murni. Begitu sampai di air terjun di kaki gunung Otowa, Enchin bertemu dengan Gyoei Koji yang merupakan seorang pertapa Buddhis. Dari pertapa itulah, Enchin mendapatkan sepotong kayu suci yang kemudian ia ukir menjadi patung Kannon Bosatsu dan diabadikan di gubuk Gyoei Koji. 

Baca Juga :  Oshino Hakkai : Berlibur di Pedesaan Jepang dengan Mata Air yang sangat Jernih

Selang beberapa tahun, Sakanoue no Tamuramaro yang merupakan seorang jenderal terkenal menuju ke pegunungan Higashiyama untuk berdoa atas kesembuhan istrinya yang sakit sekaligus berburu rusa. Selepas berburu, Tamuramaro bertemu dengan Enchin dan menerima ceramah tentang kesucian kehidupan dan Kannon yang penuh kasih. Tamuramaro yang merasa bersalah telah membunuh rusa, akhirnya menjadi pengikut setia Kannon dan menyimpan patungnya di sebuah aula. Aula inilah yang akhirnya menjadi Kiyomizudera sekarang ini. 

Untuk bisa sampai ke kuil Kiyomizudera, kamu harus mendaki jalanan menanjak nan sempit terlebih dahulu. Bila kamu berencana untuk berkunjung ke Kiyomizudera, kamu bisa datang di hari Senin sampai Minggu mulai pukul 6 pagi hingga pukul 6 petang. 

Apa Saja yang Ada di Kiyomizudera?

Kiyomizu Dera : Indahnya Kuil di Tengah Perbukitan Hijau Jepang

Terletak di daerah pegunungan dan tertutup pepohonan, berkunjung ke kuil Kiyomizudera kamu bisa melihat kota Kyoto di kejauhan sembari menikmati bunga sakura di awal bulan April. Perpaduan momiji yang memerah dan kayu-kayu coklat dari kuil pun tak kalah eksotis dengan menghadirkan suasana romantis ketika kamu berkunjung saat musim gugur tiba. Namun, bukan itu saja yang bisa kamu nikmati di Kiyomizudera.  

Kubi Furi Jizo

Berada di luar gerbang masuk Kiyomizudera, kamu bisa menjumpai patung Jizo yang sepintas terlihat seperti batu biasa. Meski begitu, patung yang memakai pakaian berbeda beda sepanjang tahun ini memiliki suatu keistimewaan. Yakni, mengabulkan permohonan. Cara kerjanya mudah. Setelah kamu mengajukan penawaran, kamu harus menyampaikan keinginanmu. Jika sudah, putarlah kepala Jizo 360 derajat. 

Air Terjun Otowa 

Berada di kuil Kiyomizudera, kamu bisa menemukan air terjun Otowa. Air terjun ini diyakini mampu mengabulkan keinginan dan memperpanjang hidup seseorang. Kamu dapat menggunakan sendok yang sudah disediakan untuk bisa menikmati air dari salah satu aliran di sana.

Baca Juga :  Harajuku : Pusat Perbelanjaan yang Serba Kawaii, Imut, Lucu, dan Menarik di Tokyo

Tainai Meguri

Sebelum masuk ke kuil utama, kamu akan menjumpai Zuigu-do, aula yang menampung Tainai Meguri. Bila kamu tertarik untuk mencobanya, kamu hanya perlu membayar biaya masuk sebesar 100 yen sebelum berjalan menuruni tangga menuju terowongan gelap. Masuk ke dalam lorong gelap ini ternyata memiliki makna tersendiri. Yakni melambangkan berjalan ke dalam rahim bodhisattva wanita. Dan keluar dari sana melambangkan dilahirkan kembali. 

Menara Lonceng

Bila tidak ingin mengunjungi tempat gelap gulita, kamu bisa datang ke menara lonceng. Dari bangunan berwarna-warni yang dibangun pada 1596 ini kamu bisa menikmati keindahan bunga krisan yang diukir di atas penopang lonceng. Dahulu kala, lonceng ini berguna untuk mengarahkan para bhikkhu di siang hari. 

Pagoda Tiga Tingkat

Pagoda tiga tingkat di Kiyomizudera merupakan salah satu pagoda yang tertinggi di Jepang. Berdiri di ketinggian 31 meter, struktur pagoda tiga tingkat berasal dari rekonstruksi yang dilakukan pada tahun 1633. Di pagoda tiga tingkat kamu bisa melihat ubin onigawara tradisional dengan wajah setan di atasnya ketika kamu melihat bagian atap. Sementara di sudut tenggara, kamu bisa melihat naga yang juag dianggap dewa air yang melindungi bangunan pagoda tiga tingkat dari api. 

Butai (Panggung Kayu Kiyomizu)

Bagian populer dari Kiyomizudera adalah teras kayu dengan 168 pilar yang mencuat dari bangunan aula utama. Dibuat tanpa menggunakan paku, pilar setinggi 12 meter dari pohon tebal berabad tahun ini mempunyai lantai yang terbuat dari 410 papan cemara. Dari teras kayu Kiyomizudera, kamu dapat menikmati pemandangan yang memukau sepanjang tahunnya. 

Sannenzaka

Toko souvenir menjadi tempat yang menarik ketika berkunjung ke suatu tempat. Tidak terkecuali di Kiyomizudera. Mempunyai jalanan yang curam, Sannenzaka merupakan tempat sempurna untuk membeli cinderamata bagi keluarga. Menawarkan suasana yang semarak, di kedua sisi jalan terdapat toko-toko yang menjual kerajinan tangan, permen, es krim wijen hitam, dan juga tembikar terbaik daerah Kiyomizu. 

Baca Juga :  Panduan Wisata Jepang : Paduan Budaya Tradisional dan Teknologi Modern yang Memanjakan Mata

Bagi pecinta kuliner, Sannenzaka jadi surga untuk memanjakan lidah dengan beragam makanan yang dijajakan. Yang lebih menarik, banyak toko di Sannenzaka yang membagikan sampel makanan secara gratis di depan toko mereka. 

Cahaya Musiman

Pada acara penerangan tahunan yang juga bertepatan dengan acara khusus, Kiyomizudera menawarkan panorama memukau saat malam hari. Untuk menikmatinya, datanglah pada bulan Maret yang bertepatan dengan spring light-up dan Higashiyama Hanatouro, atau pada bulan November saat cahaya musim gugur. 

Kedai Kopi Beralas Tatami

Kiyomizudera menawarkan pengalaman menarik berupa minum kopi dengan lantai tatami. Tidak jauh dari Kiyomizudera, kamu dapat menemukan Starbuck dua lantai. Di mana lantai atas bangunan memiliki lantai tatami. Konsep kedai kopi ini menjadi satu-satunya di dunia yang menggunakan tikar khas Jepang. 

Akses Menuju Kiyomizudera

Menempati sisi timur kota Kyoto, akses menuju Kiyomizudera bisa melalui Stasiun Kyoto menggunakan bus nomor 100 atau 206 yang menuju halte Kiyomizu-michi atau Gojo-zaka. Dengan membayar ongkos senilai 230 yen, lama perjalanan yang harus ditempuh sekitar 15 menit. Dari halte pemberhentian, kamu bisa jalan kaki sekitar 10 menit untuk sampai ke Kiyomizudera. 

Jika kamu berangkat dari Gion, naiklah bus nomor 80, 100, 206, atau 207 menuju Kiyomizudera. Moda transportasi lain yang bisa digunakan adalah kereta Keihan Line yang berangkat dari Stasiun Gion-Shijo menuju Fushimi Inari atau Kiyomizudera. 

Berita Menarik Lainnya
Hua Hin Night Market : Pusatnya Pasar Malam di Thailand
Hua Hin Night Market : Pusatnya Pasar Malam di Thailand