Makanan Malaysia : Akulturasi Budaya yang Diwujudkan dalam Ragam Wisata Kuliner

Makanan Malaysia : Akulturasi Budaya yang Diwujudkan dalam Ragam Wisata Kuliner

Sudah bukan rahasia lagi jika Malaysia merupakan destinasi favorit untuk berwisata di kawasan Asia Tenggara. Variasi objek wisatanya yang melimpah dan kulturnya yang khas menjadi magnet yang menarik banyak wisatawan dari berbagai benua. Yang tak ketinggalan memiliki pamor tinggi di negeri ini adalah wisata kulinernya.

Wisata kuliner Malaysia sangat khas dengan rempahnya. Rasanya yang tajam dan membekas lezat di lidah banyak digemari wisatawan asing. Meskipun bagi lidah Eropa, Australia, atau Amerika sensasi rasa kuliner di negeri ini merupakan hal baru, namun tak sedikit dari mereka yang jatuh cinta pada suapan pertama.

Makanan Malaysia sendiri banyak ragamnya. Dari mulai makanan ringan atau cemilan hingga makanan yang mengenyangkan perut. Kesemuanya memiliki cita rasa yang kaya dan patut untuk dicicipi. Biasanya, masing-masing wilayah di Malaysia memiliki makanan andalannya sendiri, seperti Pulau Penang yang menjagokan Nasi Kandar versinya.

Jangan sampai kamu pergi ke Malaysia tanpa menyiapkan deretan daftar untuk wisata kuliner. Rugi rasanya kalau hanya mengunjungi spot-spot viral di Malaysia saja tanpa menyelami budaya Negeri Jiran di atas meja makan. Makanan Malaysia bukan hanya sekedar sajian di atas piring, namun juga merupakan paduan budaya yang sudah berakulturasi selama ratusan tahun di negeri ini.

Budaya dan Makanan Malaysia

Berbicara mengenai makanan Malaysia, tidak sah rasanya tanpa menilik sejarah singkat Negeri Twin Towers ini. Sama seperti Indonesia, Malaysia merupakan negara yang dulunya menjadi tempat singgah para pedagang dari berbagai belahan dunia. Jalur perdagangan Malaka yang ramai merupakan pintu dari masuknya berbagai budaya ke negeri ini.

China dan India merupakan negara yang penduduknya memiliki mobilitas cukup tinggi di Malaysia. Mereka pulang pergi dan bahkan menetap lama di sini untuk urusan berdagang. Bersama dengan penduduk asli Melayu, para warga China dan India hidup berdampingan dengan rukun. Dari sinilah kekayaan makanan Malaysia dimulai.

Baca Juga :  Panduan Wisata Malaysia : Surga Pecinta Makanan dengan Budaya yang Unik

Para penduduk India dan China hidup dengan mengembangkan makanan khas negara masing-masing di Malaysia. Lambat laun, dengan meleburnya budaya bangsa-bangsa ini, cita rasa dan makanan Malaysia pun tak ayal ikut terpengaruh. Tak mengherankan banyak makanan Malaysia yang merupakan penggabungan makanan China, India, dan Melayu.

Akulturasi budaya yang terrefleksi dengan jelas pada makanan Malaysia adalah Laksa. Dalam semangkuk Laksa, kamu akan merasakan budaya China dan Melayu yang melebur jadi satu. Contoh lainnya yaitu Nasi Daun Pisang. Penduduk India membawa nasi ini dari negerinya dan kemudian di adaptasi di Malaysia dengan penyesuaian Melayu.

Makanan Malaysia dan Indonesia: Apakah Sama?

Hidup bersebelahan, Malaysia dan Indonesia berbagi banyak sekali kesamaan, termasuk dari segi kuliner di kedua negara. Terpisah hanya dengan patok batu, tak aneh jika beberapa makanan di Malaysia juga dapat ditemukan dengan mudah di Indonesia, begitupun sebaliknya. Oleh karena itu, tak sedikit orang yang beranggapan makanan Malaysia sama saja dengan makanan Indonesia.

Faktanya, makanan di kedua negara tersebut tidaklah sama. Meskipun mungkin cita rasanya tak jauh berbeda, tapi masing-masing negara memiliki ciri khasnya sendiri. Dari segi rempah yang digunakan, Indonesia terkenal memiliki campuran rempah yang lebih banyak untuk satu jenis makanannya. Karena hal itu, rasa rempah pada makanan Indonesia cenderung lebih tajam dibanding makanan Malaysia.

Bagi lidah yang belum terbiasa dengan rempah khas Melayu, masakan Malaysia mungkin akan lebih ramah di mulut dibandingkan makanan Indonesia. Rasa pedas pada makanan Indonesia biasanya jauh lebih terasa. Selain itu, penggunaan terasi pada sambal sebagai pelengkap makanan juga dapat dikatakan lebih dominan di Indonesia.

Ragam Makanan Malaysia

Siapa yang tak kenal dengan Nasi Lemak? Makanan yang satu ini sangat populer di Negeri Jiran. Namun, bukan hanya Nasi Lemak yang menjadi primadona makanan di negeri ini. Simak ulasan tentang ragam makanan Malaysia yang wajib kamu tahu di bawah ini.

Baca Juga :  Berjaya Hills Malaysia : Resor Keluarga Bernuasa Perancis dan Jepang yang Unik

Nasi Lemak

Sama seperti kebanyakan negara di Asia lainnya, nasi merupakan makanan pokok di Malaysia. Namun, nasi di negeri ini memiliki banyak variasi dan Nasi Lemak adalah salah satu contohnya. Makanan yang satu ini merupakan nasi putih biasa. Namun, tunggu sampai kamu mencicipi rasanya.

Yang membuat Nasi Lemak istimewa adalah cara memasak nasinya. Alih-alih menggunakan air untuk menanak nasi, orang Malaysia menggunakan krim kelapa atau santan yang diberi daun pandan. Tak mengherankan, nasi lemak sangat gurih dan harum.

Jika kamu tahu Nasi Uduk khas Indonesia, nah Nasi Lemak ini mirip dengan makanan tersebut. Yang membedakannya adalah, jika Nasi Uduk biasanya ditemani irisan dadar, bihun, tempe kering, dan balado kentang, Nasi Lemak biasanya dilengkapi dengan teri dan kacang goreng, ayam goreng, telur rebus, timun, dan sambal. Dahulu Nasi Lemak merupakan menu sarapan. Namun, kini makanan tersebut biasa juga disantap saat siang dan malam hari.

Nasi Kandar

Nasi Kandar memperoleh namanya dari Bahasa Malaysia ‘kandar’ yang artinya membawa dengan memikul. Dahulu kala, orang Malaysia menjual nasi yang satu ini dengan cara di kandar atau dibawa di 2 wadah besar yang dipikul dengan satu batang kayu. Hingga kini, kuliner yang satu ini dikenal dengan nama Nasi Kandar. Pulang Penang merupakan wilayah yang terkenal akan Nasi Kandar lezatnya.

Nasi Kandar ini merupakan makanan dengan budaya India yang kuat. Nasi putih disajikan dengan berbagai lauk dengan bumbu India yang khas. Ayam goreng rempah, kari kepala ikan, kari telur sotong, dan balado terong serta okra adalah beberapa contoh lauknya. 

Nasi Kerabu

Hal yang sangat mencolok dari kuliner yang satu ini adalah warna nasinya yang biru. Nasi Kerabu biasanya disajikan dengan berbagai macam lauk pendamping seperti ikan atau ayam goreng, telur asin, sayur-sayuran, kerupuk, dan juga sambal. Nasi Kerabu sangat populer di kalangan wisatawan karena keunikan warna nasinya.

Ayam Laksa Penang

Meskipun namanya Ayam Laksa Penang, bahan utama di makanan ini adalah mi atau bihun. Mi atau bihun ini akan disiram dengan kuah kental yang khas dengan rasa pedas asamnya. Hidangan ini akan terasa sangat segar di mulut bagi kamu yang tidak memiliki masalah lambung.

Baca Juga :  Dataran Merdeka : Ruang Terbuka Hijau Penuh Sejarah Kemerdekaan Malaysia

Biasanya, Ayam Laksa Penang ditemani dengan berbagai topping. Irisan timun, cabai merah segar, jeruk nipis, dan juga irisan bawang merah mentah banyak ditemui dalam hidangan ini. Kamu dapat mencampurkannya atau menepikannya sesuai selera kuliner kamu. 

Char Kway Theow

Dari namanya saja sudah bisa ditebak jika makanan yang satu ini sangat kental dengan budaya China. Ya, Char Kway Theow memang mi kenyal yang pipih khas negeri China. Di Indonesia makanan yang satu ini terkenal dengan nama Kwetiaw. Char Kwey Theow di Malaysia pun dimasak tak jauh berbeda dengan kwetiaw di Indonesia, lengkap dengan campuran daging ayam, telur, bakso, atau udang.

Ayam Percik

Secara singkat Ayam Percik adalah ayam panggang. Namun, rasa dari kuliner ini tak perlu diragukan. Potongan daging ayam direndam dalam bumbu rempah, lalu dipanggang. Nah, saat dipanggang, ayam ini dipercikkan dengan berbagai bumbu tambahan. Dari situlah namanya berasal. Kemudian, setelah matang, ayam ini akan ditambahkan dengan baluran bumbu lezat lagi.

Ayam Pongteh

Ayam Pongteh merupakan semur ayam khas Malaysia. Hidangan ini merupakan makanan dengan kuah hitam yang kental. Ayam Pongteh memiliki aroma yang sangat lezat, harum, dan tentunya menggugah selera siapapun yang menghirupnya.

Nasi Daun Pisang

Seperti namanya, Nasi Daun Pisang merupakan nasi yang dibungkus dalam daun pisang. Di dalamnya, terdapat nasi putih lengkap dengan lauknya seperti daging ayam atau ikan, sayur, dan juga sambal. Penampilan kuliner yang satu ini sangat mirip dengan Nasi Kucing di Indonesia. Para pedagang India merupakan orang yang pertama mengenalkan sajian ini di Malaysia.

Kesimpulan

Bagaimana? Sangat beragam bukan makanan yang ada di Negeri Jiran ini? Pastikan kamu meninggalkan Malaysia dengan pengalaman akan kekayaan wisata kuliner negeri ini ya. 

Berita Menarik Lainnya
Cicipi Makanan Singapura yang Unik dan Autentik
Panduan Mengajukan Visa Thailand dan Syarat Lengkap Serta Biaya
Font Resize