Onsen khas Jepang : Budaya Berendam di Pemandian Air Panas ala Orang Jepang

Onsen khas Jepang : Budaya Berendam di Pemandian Air Panas ala Orang Jepang

Jepang merupakan negara yang memiliki banyak gunung vulkanik. Di satu sisi, jumlah gunung vulkanik ini menimbulkan potensi bencana yang sangat mengkhawatirkan. Tapi, disisi lain, keberadaan gunung vulkanik di negeri ini telah membawa berkah tersendiri.

Banyaknya gunung-gunung vulkanik yang tersebar di segala penjuru Jepang menjadi sumber air bagi lebih dari 20.000 onsen di negeri ini. Ya, selain memiliki kaitan yang erat dengan sakura, Jepang juga tak bisa terpisahkan dengan onsen. Bahkan, onsen merupakan salah satu budaya di negeri ini yang sudah mengakar sangat kuat.

Onsen khas Jepang : Budaya Berendam di Pemandian Air Panas ala Orang Jepang
Minum teh di Pemandian Air Panas Jepang

Onsen merupakan sebutan bagi pemandian air panas di Jepang. Membasuh diri dengan cara berendam memang merupakan kegiatan yang khas bagi hampir seluruh penduduk asli Negeri Matahari Terbit ini. Tak mengherankan, ke kota manapun kamu pergi di Jepang, kamu pasti akan menemukan onsen di sana.

Jika kamu berkesempatan melancong ke Jepang, pergi ke onsen merupakan salah satu hal yang wajib dilakukan. Selain menjajal pengalaman yang berbeda, kamu juga akan mengenal budaya Jepang lebih dalam lagi. Jika kamu tertarik akan onsen Jepang, ulasan di bawah ini akan membahas serba-serbi pemandian air panas tersebut.

Mengenal Onsen Jepang Lebih Dekat

Bagi sebagian besar orang, berendam merupakan hal yang biasa dan dilakukan hanya jika sempat saja. Tapi, bagi orang asli Jepang, berendam lebih dari sekedar mencelupkan badan dalam air. Berendam merupakan budaya utama bagi orang-orang di negara ini. Mereka percaya bahwa berendam memiliki segudang manfaat untuk kesehatan dan juga baik untuk kulit. 

Onsen merupakan tempat dimana orang Jepang menghabiskan waktu untuk berendam. Sebelum berendam, mereka akan membilas tubuh terlebih dahulu agar mereka memasuki onsen dengan badan yang bersih. Air yang digunakan di pemandian ini berasal dari sumber alam, yaitu dari area vulkanik. Suhu airnya biasanya di atas 25 derajat Celcius.

Baca Juga :  Kabukicho : Red Light District ala Jepang yang Mendunia
Onsen khas Jepang : Budaya Berendam di Pemandian Air Panas ala Orang Jepang

Biasanya, onsen terdapat di sekitar sumber mata air panas. Di atas sumber mata air panas tersebut dibangun ryokan, penginapan tradisional khas Jepang, yang menjadikan onsen salah satu fasilitas di dalamnya. Pengunjung akan diberikan yukata (pakaian tradisional Jepang) untuk dikenakan dari kamar ke onsen.

Tak hanya di ryukan, kini onsen juga bisa kamu temui di beberapa hotel modern yang ada di Jepang. Mereka juga menjadikan onsen salah satu fasilitas andalan untuk menarik para wisatawan. Beberapa penginapan menyediakan onsen secara cuma-cuma alias gratis. Tapi, tak jarang juga penginapan, baik yang tradisional maupun modern, mematok harga masuk ke onsen yang dimilikinya. Harganya bervariasi dari 500 Yen hingga 1,000 Yen.

Onsen di Jepang tersedia dalam berbagai jenis atau tipe. Kashikiri-buro merupakan onsen yang bersifat personal. Onsen jenis ini biasanya disewakan untuk 40 hingga 60 menit dengan harga sekitar 2,000 Yen. Kashikiri-buro atau disebut juga Kazoku-buro dapat digunakan oleh 1 orang hingga maksimal 4 orang.

Ada juga Konyoku atau onsen untuk bersama. Di sini, wanita maupun pria dapat berendam di onsen yang sama. Biasanya, wanita diperbolehkan menggunakan handuk besar ketika berjalan masuk ke onsen dari tempat ganti baju.

Selain itu, ada juga onsen yang terletak di tempat terbuka. Onsen jenis ini dinamakan Rotenburo. Berendam di Rotenburo merupakan pengalaman yang sangat menyenangkan. Kamu akan berendam dalam air panas sambil dikelilingi pegunungan, hutan, dan pemandangan alam lainnya. 

Tata Cara Mandi di Onsen Jepang

Bagi warga lokal, berendam di onsen akan terasa sangat mudah karena mereka sudah terbiasa akan budaya tersebut. Tapi, bagi wisatawan dari luar Jepang, sedikit diskriminasi mungkin akan terasa ketika hendak memasuki onsen. Untuk menghindari hal tersebut, berikut beberapa langkah yang dapat memandumu memasuki onsen di Jepang.

  1. Hal yang pertama akan kamu temui begitu memasuki onsen adalah rak sepatu dan petugas administrasi. Letakkan alas kaki kamu di rak dan bayar sejumlah uang sebagai biaya administrasi. Beberapa onsen besar memberikan wristband untuk membuka loker di kamar ganti. Jika kamu tidak diberikan kunci loker, titipkan barang berharga kamu di petugas administrasi.
  2. Kamu dapat langsung menuju kamar ganti. Pastikan kamu masuk ke kamar ganti yang sesuai. Terdapat tanda untuk kamar ganti pria dan wanita di tirai kamar ganti yang biasanya ditulis dalam Bahasa Jepang. Berendam di onsen biasanya mengharuskan pengunjung untuk menanggalkan semua pakaiannya alias telanjang. Di kamar mandi ini akan tersedia 2 jenis handuk, handuk besar dan kecil.
  3. Sebelum berendam di onsen, kamu harus membilas badan terlebih dahulu di tempat yang sudah disediakan.
  4. Selesai membilas badan, kamu dapat pergi ke onsen dengan menggunakan handuk kecil untuk menutup badan.
  5. Kamu dapat mengambil bangku kecil untuk digunakan berendam di onsen. Nyalakan keran dan nikmati hangatnya air yang membasahi tubuhmu. Handuk kecil yang kamu bawa dapat kamu letakkan di atas kepala seperti para warga lokal atau hanya ditaruh di tepi onsen. Handuk kecil tersebut tidak boleh kamu celupkan ke air.
  6. Ketika selesai berendam, kamu dapat mengelap badan dengan handuk kecil yang kamu bawa agar tidak ada tetesan air di jalan menuju kamar ganti.
Baca Juga :  Panduan Wisata Jepang : Paduan Budaya Tradisional dan Teknologi Modern yang Memanjakan Mata

Etika Mengunjungi Onsen Jepang

Ada beberapa etika yang sebaiknya kamu patuhi ketika berada di onsen. Dengan begitu, kamu menghormati budaya lokal yang ada di Jepang. Berikut ini beberapa etika yang secara umum berlaku di sebagian besar onsen di Jepang.

  • Jika kamu memiliki tato di tubuh, besar kemungkinan kamu tidak akan diijinkan untuk masuk onsen. Di Jepang, tato merupakan simbol yang dikaitkan dengan organisasi kriminal. Beberapa onsen memasang dengan jelas aturan larangan bertato ini. Namun, beberapa lainnya tidak. Jika kamu bertato dan tidak diijinkan masuk, hormatilah aturan tersebut.
  • Orang dengan riwayat penyakit jantung, paru-paru, dan ginjal tidak disarankan untuk berendam di onsen. Begitu pun dengan orang yang sedang demam.
  • Jika kamu sedang dalam keadaan mabuk, kamu tidak diperbolehkan masuk ke onsen karena tingginya potensi jatuh dan tenggelam. Selain itu, orang mabuk dapat pula mengalami penurunan tekanan darah dan aritmia.
  • Wanita yang sedang haid pun tidak diperkenankan masuk ke onsen demi menjaga kebersihan pemandian tersebut.
  • Di dalam onsen, kamu tidak diperkenankan menyalakan keran secara terus menerus. Nyalakan di awal, lalu matikan dan nikmati hangatnya air yang merendam badanmu.
  • Kamu harus mengembalikan dan membersihkan bangku kecil yang kamu gunakan di onsen.
  • Kamu dilarang untuk berlarian di sekitar onsen.

Rekomendasi Onsen Terbaik di Jepang

Jepang memiliki beberapa onsen yang sudah sangat terkenal. Tak sedikit wisatawan maupun warga lokal yang berendam di onsen-onsen ini. Berikut rekomendasi 3 onsen terbaik di Jepang yang patut kamu coba.

Onsen Nyuto 

Onsen khas Jepang : Budaya Berendam di Pemandian Air Panas ala Orang Jepang
Onsen Nyuto

Onsen yang satu ini terletak di prefektur Akita region Tohoku. Onsen Nyuto merupakan onsen yang sangat populer di Jepang. Air di onsen ini berwarna putih susu. Jika terkena pantulan sinar matahari, airnya akan berubah menjadi putih kebiruan.

Baca Juga :  10 Makanan Khas Jepang yang Bisa Kamu Coba saat Jalan-jalan ke Negara Nippon

Tsuboyo atau Onsen Yunomine

Onsen khas Jepang : Budaya Berendam di Pemandian Air Panas ala Orang Jepang
Onsen Yunomine

Tsuboyo merupakan onsen di Jepang yang meraih status World Heritage Site dari UNESCO. Onsen ini terletak di dalam gua dengan kolam-kolam kecil yang dapat kamu gunakan untuk berendam. Kolam di onsen ini hanya dapat menampung 1 hingga 2 orang saja sekaligus.

Onsen Dogo

Onsen khas Jepang : Budaya Berendam di Pemandian Air Panas ala Orang Jepang
Onsen Dogo

Onsen Dogo merupakan onsen tertua yang ada di Jepang. Onsen ini terletak di kota Matsuyama. Keluarga kerajaan pun berendam di onsen ini. Tentunya disediakan set onsen yang spesial untuk keluarga kerajaan tersebut, terpisah dari pemandian untuk rakyat pada umumnya. 

Kesimpulan

Jepang merupakan negara dengan nilai budaya yang kaya. Akan sayang sekali rasanya jika berkunjung ke negara ini tanpa mencicip secara langsung budayanya. Liburan di onsen Jepang merupakan salah satu cara tepat untuk menjadi bagian dari rakyat negara ini. Kamu akan mencicipi pengalaman tak terlupakan dengan berendam di pemandian air hangat khas Negeri Sakura ini.

Berita Menarik Lainnya
Masjid Sultan Singapura : Masjid dengan Kubah Emas di Negeri Merlion
Masjid Sultan Singapura : Masjid dengan Kubah Emas di Negeri Merlion
error: Kontent dilindungi !!