Siapa Bilang Mengganti Paspor Hilang Itu Ribet? Begini Caranya

Siapa Bilang Mengganti Paspor Hilang Itu Ribet? Begini Caranya

Paspor menjadi dokumen penting saat pergi ke luar negeri. Tak ayal, dokumen ini harus benar – benar dijaga dengan baik, terlebih lagi untuk Anda yang sering pergi ke luar negeri. Namun namanya juga manusia yang tak lepas dari luput, pasti ada saja yang bikin paspor rusak atau hilang. Kalau paspor hilang tentu akan bikin bingung.. Namun tetap tenang dan jangan panik. Masalah paspor hilang bisa diatasi dengan beberapa langkah berikut ini. 

Kehilangan paspor di Indonesia

Untuk paspor yang hilang di Indonesia tidak terlalu masalah, sebab prosesnya hampir sama dengan membuat paspor yang baru. Hanya saja prosesnya yang lebih panjang dan rumit. Pasalnya, Anda harus melalui Berita Acara Pemeriksaan terlebih dahulu. Oleh karena itu, lakukan langkah – langkah berikut ini. 

Buat laporan ke Kepolisian

Segera untuk membuat laporan akan kehilangan paspor Anda ke kantor polisi terdekat. Jika perlu, Anda bisa meminta polisi untuk membuat dua salinan surat kehilangan.

Persiapkan berkas pembuatan paspor baru

Untuk penggantian paspor berkas yang dibutuhkan masih sama dengan membuat paspor dulunya, seperti KTP, KK dan akta kelahiran atau buku nikah. Namun ada beberapa tambahan berkas yang harus disertakan, yakni 

  • Bukti surat kehilangan paspor dari kepolisian
  • Fotocopy paspor lama, jika ada. 
  • Surat keterangan dari kelurahan jika paspor rusak atau hilang karena bencana. 
  • Surat keterangan domisili untuk pembuatan di luar area.
Baca Juga :  Perbedaan Paspor 24 Halaman dengan 48 Halaman

Lakukan pendaftaran antrian online 

Langkah selanjutnya adalah melakukan pendaftaran antrian online. Untuk pendaftaran antrian online bisa dilakukan via whatsapp, aplikasi Layanan Paspor Online atau web resmi Kantor Imigrasi. Anda bisa menggunakan akun lama Anda untuk login. Setelah itu, isian data diri yang diperlukan dan pilih jadwal pengurusan paspor baru. 

Setelah semuanya sudah beres, maka Anda akan mendapatkan barcode dan kode booking. Simpan kode booking dan barcode nantinya untuk ditunjukan kepada petugas. Biasanya nomor antrian juga sudah disertai dengan NIK, Nama, Tempat, Tanggal dan Waktu kedatangan Anda ke Kantor Imigrasi. 

Datang ke Kantor Imigrasi

Jika semua berkas sudah siap, sekarang saatnya Anda datang  ke kantor imigrasi. Pastikan Anda datang 15 menit hingga 30 menit sebelum jam antrian Anda. Kemudian serahkan segala berkas kepada petugas untuk diverifikasi. Setelah diperiksa, maka petugas akan memberitahu Anda waktu untuk datang kembali ke Kantor Imigrasi.

Biasanya kedatangan Anda nantinya dilakukan untuk menghadap ke pejabat Wasdakim atau Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian guna membuat BAP. Setelah selesai hal ini, maka Anda harus melakukan antrian online lagi, setidaknya 3 hari kemudian.

Ikuti proses BAP di Kantor Imigrasi

Pada hari yang sudah ditentukan, Anda akan datang kembali ke Kantor Imigrasi untuk melakukan wawancara dengan pejabat Wasdakim. Tidak perlu khawatir akan hal ini. Biasanya pertanyaan seputar mengapa paspor Anda bisa rusak atau hilang. Setidaknya, Anda harus menjawab dengan jujur. Jika pernyataan Anda diterima, maka akan mendapatkan hasil BAP yang kemudian dibawa ke Kanwil Kemenkumham. Namun kalau ditolak, maka permohonan akan ditunda selama 6 bulan atau selambat – lambatnya 2 tahun. 

Selanjutnya, dokumen BAP dan berkas lainnya akan dibawa ke Kanwil Kemenkumham. Di sini, berkas Anda akan diperiksa dan disetujui. Jika sudah selesai, maka Anda akan mendapatkan surat persetujuan untuk mengganti paspor yang hilang di Kantor Imigrasi. Setelah mendapatkan surat persetujuan dari Kanwil Kemenkumham, barulah Anda bisa melakukan proses pembuatan paspor yang baru kembali.

Baca Juga :  Tidak Sulit Kok Memperpanjang Paspor, Berikut Cara Dan Biaya Yang Harus Kamu Bayarkan

Lakukan pembuatan paspor baru

Setelah proses BAP sudah selesai, lakukan pembuatan paspor yang baru. Prosedurnya hampir sama dengan membuat paspor yang lama. Anda membawa berkas, mengantri, mengisi formulir, wawancara dan foto. Bedanya, setelah melakukan prosedur pembuatan paspor baru, maka Anda mendapatkan slip pembayaran dan juga denda untuk penggantian paspor yang baru. 

Kehilangan paspor di Luar Negeri

Beberapa langkah di atas untuk Anda yang kehilangan paspor di Indonesia. Lantas, bagaimana kalau paspor hilang di luar negeri? Memang cukup menyusahkan. Jika sedang liburan, kehilangan paspor, bikin mood tidak enak. Untuk masalah ini coba ikuti beberapa langkah berikut ini.

Segera lapor ke pihak berwajib setempat

Jika paspor hilang segera buat laporan ke kepolisian terdekat perihal ini. Pihak kepolisian biasanya akan memberikan Anda formulir yang kemudian Anda isi dengan data diri Anda. Selain itu, Anda juga diminta untuk menuliskan kronologi, kejadian paspor yang hilang dengan jelas dan rinci.

Hubungi Konsulat Jenderal RI atau KBRI

Setelah masalah dengan pihak kepolisian selesai, maka langkah selanjutnya Anda harus menghubungi pihak KBRI atau Konsulat Jenderal RI akan kehilangan paspor yang Anda alami. Alangkah baiknya, saat menghubungi kedutaan besar RI, Anda masih berada di kantor polisi agar bisa langsung dibantu oleh pihak kepolisian, apabila mengalami kesulitan. Untuk menghubungi Kedutaan Besar RI lebih baik juga menggunakan telepon. 

Setelah itu, Anda diharuskan datang ke kantor KBRI. Lebih baik, tanyakan alamatnya, jika tidak tahu tempatnya. Sesampainya di kantor KBRI, Anda akan diberikan SPLP atau Surat Perjalanan Laksana Paspor. Surat ini berguna sebagai paspor sementara untuk mengganti paspor yang hilang. Namun untuk mendapatkan SPLP ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Alangkah baiknya untuk menyiapkan beberapa berkas yang dibutuhkan. Beberapa syarat untuk mendapatkan SPLP adalah

  • Identitas diri, bisa berupa KTP, akta, buku nikah atau Kartu Keluarga. 
  • Surat keterangan kehilangan dari kepolisian setempat. 
  • Salinan copy paspor lama jika ada. 
  • Formulir permohonan SPLP yang diisi lengkap dan sudah ditandatangani. 
  • Pas foto ukuran paspor dengan background terang.
Baca Juga :  Cara Membuat SIM Internasional dan Paspor Kendaraan Agar bisa Nyetir di Luar Negeri

Lakukan pembayaran pembuatan SPLP 

Untuk biaya pembuatan SPLP sendiri bervariasi, tergantung negara di mana Anda kehilangan paspor. Tetapi kebanyakan negara menetapkan biaya USD 5 atau sekitar Rp. 70.000. Namun Anda juga harus membawa seluruh berkas yang disyaratkan untuk membuat SPLP. Sedangkan proses SPLP bisa sangat bervariasi tergantung masing – masing negara, bisa satu hari dan paling lama 1 minggu. Biasanya proses penerbitan SPLP akan terkesan alot, kalau Anda tidak bisa menunjukan kartu identitas atau status kewarganegaraan. 

Lakukan pengurusan dengan segera, saat kembali ke Indonesia

Setelah segala urusan selesai dan SPLP berada di tangan Anda, Anda bisa langsung melakukan pengurusan kembali untuk proses pembuatan paspor baru setelah pulang dari Indonesia. Langkah – langkah pengurusan juga masih sama dengan apa yang sudah diuraikan di atas. 

Biaya penggantian paspor

Biaya kehilangan paspor disesuaikan dengan penyebab kehilangan tersebut. Apabila, hilang karena lalai akan dikenakan biaya Rp. 455.000 untuk paspor 48 halaman, sedangkan untuk 24 halaman akan dikenakan biaya Rp. 155.000. Sedangkan, biaya kehilangan karena bencana sebesar Rp. 255.000 untuk 48 halaman dan Rp. 105.000 untuk paspor 24 halaman.

Selain itu, Anda juga harus membayar denda yang diluar biaya pembuatan ulang. Untuk denda bisa di atas 1 juta untuk paspor hilang sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2019 tentang tarif pendapatan negara bukan pajak di Kemenkumham. Sedangkan paspor rusak, dendanya Rp. 500.000. 

Berita Menarik Lainnya
Genting Highland : Refreshing Seru di Dataran Tinggi Genting Malaysia
Genting Highland : Refreshing Seru di Dataran Tinggi Genting Malaysia
error: Kontent dilindungi !!