Pulau Hashima : Wisata di Pulau Berhantu yang Menyerupai Kapal Perang

Pulau Hashima : Wisata di Pulau Berhantu yang Menyerupai Kapal Perang

Last updated:

Seperti halnya Indonesia, Jepang merupakan negara yang memiliki banyak pulau di dalamnya. Salah satu pulau yang terkenal di negeri Sakura ini adalah pulau Hashima. Jangan dulu membayangkan pulau dengan pasir putih dan pohon kelapa yang melengkapi liburanmu. Pulau Hashima berkebalikan dari segala hal indah yang melekat pada pulau-pulau terkenal lainnya seperti Bali, Hawaii, atau Maladewa.

Di Jepang, pulau Hashima dikenal sebagai pulau berhantu. Meskipun terkenal seram dan mencekam, banyak orang menjadikan pulau ini sebagai destinasi wisata saat datang ke Jepang. Apa yang membuat pulau ini sangat misterius namun menarik? Simak ulasannya di bawah ini.

Sejarah Singkat Pulau Hashima

Pulau Hashima merupakan salah satu dari 505 pulau di Jepang yang tidak dihuni. Pulau ini terletak di prefektur Nagasaki. Jaraknya kurang lebih 15 kilometer dari kota Nagasaki. Pulau ini disebut juga dengan Gunkanjima di Jepang yang artinya pulau kapal perang. Julukan ini datang karena bentuk pulau Hashima yang memang menyerupai kapal perang.

Dulunya, pulau ini merupakan pulau untuk penambangan batu bara. Mitsubishi membeli pulau ini pada 1890 untuk kebutuhan penggalian batu bara. 5000 pekerja beserta keluarga dikatakan mendiami pulau ini pada saat itu. Tak mengherankan, pulau ini sempat menjadi pulau terpadat di dunia dengan perbandingan luas pulau dan jumlah penduduknya.

Pekerjaan yang berat dan kondisi lapangan yang ekstrim membuat banyak pekerja tewas di pulau ini. Selain itu, pulau ini juga menjadi sasaran bom Amerika Serikat saat Perang Dunia II terjadi. UNESCO telah menobatkan pulau Hashima sebagai salah satu warisan budaya dunia karena menjadi saksi pengeboman tersebut.

Baca Juga :  Oshino Hakkai : Berlibur di Pedesaan Jepang dengan Mata Air yang sangat Jernih

Setelah Mitsubshi secara resmi menutup pulau ini, pulau Hashima tidak lagi berpenghuni. Pulau ini kosong dan hanya menyisakan bangunan-bangunan yang menjadi saksi sejarah masa lampau. Sejak itulah pulau ini dikenal sebagai pulau berhantu di Jepang.

Pulau Hashima Kini

Pada tahun 2009, pulau Hashima dibuka untuk tujuan pariwisata Jepang. Pulau ini dijadikan lokasi syuting untuk beberapa film. Dengan beberapa barang penduduk yang masih ditinggal di rumah-rumah mereka, kesan horor dan misterius memang sangat kuat terasa di pulau Hashima.

Para wisatawan asing yang menyukai sejarah dan ingin menguji adrenalin mereka pun menjadikan pulau ini sebagai destinasi wisata mereka. Tentunya mereka tidak diijinkan ke pulau ini seorang diri. Selain kondisi bangunan yang rapuh dan berbahaya, letak pulau ini yang berada di tengah laut pun membutuhkan akses yang biasanya hanya disediakan oleh jasa tour and travel.

Para warga Jepang sendiri hampir tidak ada yang menyengajakan diri datang ke pulau Hashima. Sejarah pulau ini cukup untuk memberhentikan langkah mereka menyeberangi dan menjelajah pulau ini. Hanya para wisatawan asing yang menjadikan pulau Hashima sebagai destinasi wisata.

Wisatawan yang datang ke pulau Hashima mengaku mendapatkan pengalaman magis selama berada di pulau tersebut. Beberapa dari mereka mendengar suara anak-anak yang menjerit dan menangis. Sementara beberapa lainnya mendengar suara seperti bangunan yang runtuh. Faktanya, pulau Hashima hingga saat ini tetap kosong dan tidak berpenghuni.

Tips Mengunjungi Pulau Hashima

Mengingat lokasi pulau Hashima yang berada di tengah laut, waktu yang tepat menjadi kunci kesuksesan mengunjungi lokasi wisata yang satu ini. Para wisatawan disarankan untuk datang ke pulau Hashima saat musim dingin. Cuaca pada musim ini dinilai lebih kondusif untuk menyebrang ke pulau dan mengelilingi pulau Hashima.

Baca Juga :  Sewa Wifi Jepang : Tetap Terkoneksi Internet di Setiap Sudut Negeri Matahari Terbit

Selain itu, para wisatawan pun harus menaati segala peraturan dan arahan dari tour and travel yang mereka pilih. Biasanya, para wisatawan tidak dibolehkan untuk masuk ke dalam bangunan karena dikhawatirkan akan runtuh. Mereka hanya diijinkan untuk melihat-lihat dari balik pagar.

Kesimpulan

Jika mengunjungi kuil atau distrik-distrik terkenal di Jepang terlalu biasa bagi kamu, maka mengunjungi pulau Hashima patut kamu coba. Kamu akan berpetualang ke masa lalu dimana sejarah kelam pernah terjadi. Berwisata ke pulau Hashima tentunya cocok bagi kamu yang memiliki jiwa pemberani dan ingin mencoba hal-hal baru di Jepang. 

Berita Menarik Lainnya
Nakamise Street Asakusa : Belanja di Pusat Pertokoan Tertua di Jepang
Nakamise Street Asakusa : Belanja di Pusat Pertokoan Tertua di Jepang
error: Kontent dilindungi !!