Wat Arun Bangkok : Komplek Kuil Terindah di Thailand

Wat Arun Bangkok : Komplek Kuil Terindah di Thailand

Apa yang terlintas di pikiranmu kala mendengar nama Thailand? Hampir tidak mungkin rasanya jika kuil, pagoda, atau vihara tidak terbesit di sana. Bangunan tersebut bisa dibilang merupakan landmark negara ini. Kuil merupakan definisi Thailand secara padat dan jelas.

Berwisata ke Thailand, tak akan lengkap rasanya tanpa menginjakkan kaki di salah satu kuilnya. Thailand memang layak menyandang gelar negeri 1000 pagoda. Banyak sekali kuil-kuil bertebaran di segala penjuru negara ini. Dari pusat ibu kota negara hingga wilayah yang agak menepi, kuil-kuil hadir memberikan nuansa budaya dan religi yang kuat di negara ini. Kuil di Thailand bukan hanya kaya dari segi kuantitas, mereka pun memiliki desain yang indah dipandang mata.

Salah satu kuil yang banyak mendapat kunjungan wisatawan adalah Wat Arun. Kuil yang satu ini memang memiliki lokasi yang strategis di ibu kota Thailand, Bangkok. Maka, tidak mengherankan jika para wisatawan berbondong-bondong menuju kuil ini. Akses yang mudah memang memiliki nilai lebih di mata para wisatawan.

Tapi, para pelancong tersebut tentunya mengunjungi Wat Arun bukan hanya karena kemudahan akses saja. Arsitektur kuil yang indah pun menjadi daya tarik tersendiri bagi kuil ini. Jika kamu penasaran dengan kuil populer di Thailand yang satu ini, simak ulasan tentang kuil tersebut di bawah ini.

Sejarah Singkat Wat Arun

Wat Arun di percaya ditemukan oleh Raja Taksin dahulu kala pada tahun 1768. Kala itu, sang Raja sedang bertempur melawan bala tentara Burma demi merebut kembali wilayah kerajaan Ayutthaya. Setelah bertempur, Raja Taksin datang ke kuil ini.

Wat Arun Bangkok : Komplek Kuil Terindah di Thailand
Pemandangan Wat Arun Malam Hari

Tak lama setelah menemukan kuil ini, Raja Taksin memugar bangunan kuil. Beliau juga menamakan kuil ini Wat Chaeng yang berarti Kuil Fajar. Kuil ini dinamakan demikian karena ketika pertama kali menginjakkan kaki dan menemukan kuil ini setelah perang, Raja Taksin datang saat fajar.

Baca Juga :  Chut Thai : Baju Tradisional Thailand yang di Disain oleh Ratu Sirikit

Kuil ini dulunya merupakan rumah bagi patung zamrud Buddha yang terkenal. Namun, setelah ibu kota dan istana kerajaan pindah ke seberang Wat Arun, patung tersebut disimpan di sana. Meskipun tidak lagi terdapat patung zamrud Buddha di dalamnya, Wat Arun merupakan salah satu tujuan wisata utama di Thailand.

Ketika Raja Rama III memimpin kerajaan antara tahun 1824 hingga 1851, dilakukan pemugaran kembali di kuil ini. Raja memberikan sedikit tambahan di menara tertinggi di pusat kuil Wat Arun. Mozaik yang terbuat dari keramik disematkan di pusat menara tersebut. Mozaik tersebut semakin mempercantik keindahan Wat Arun.

Data Fakta Wat Arun Bangkok

Negara : Thailand

Kota : Bangkok

Alamat :  158 Thanon Wang Doem, Wat Arun, Bangkok Yai, Bangkok 10600, Thailand

Nomor Telepon : +66 2 891 2185

Jenis Wisata : Kuil / Wisata Reliji

Kuil Fajar di Negeri Gajah Putih

Wat Arun sebenarnya memiliki nama Wat Arunratchawararam Ratchaworamavihara. Di era kejayaan kerajaan Ayutthaya, kuil ini lebih dikenal dengan nama Wat Makok. Namun, seiring berjalannya waktu dan pergantian kekuasaan kerajaan, kuil ini pada akhirnya menyandang nama Wat Arun yang tersohor hingga kini.

Seperti sudah disebutkan di atas, kuil ini memiliki nama lain Kuil Fajar. Nama tersebut memang sangat cocok disematkan pada Wat Arun. Bukan hanya karena nilai sejarahnya, namun Wat Arun memang tampak sangat memukau pada saat fajar. Matahari yang perlahan terbit dan sinarnya yang menyorot kuil ini menjadikan Wat Arun tampak gemilau. Hal tersebut karena pantulan sinar matahari pada mozaik keramik di menara kuil Wat Arun.

Meskipun bernama Kuil Fajar, Wat Arun juga dapat kamu nikmati pada saat senja. Kecantikannya pun tak kalah dengan momentum fajar di kuil ini yang sangat populer. Sayangnya, menikmati Wat Arun saat senja tidak bisa dinikmati berlama-lama karena kuil akan segera ditutup di jam-jam tersebut.

Baca Juga :  Calypso Cabaret Show : Pertunjukan Kabaret ala Ladyboy Thailand
Wat Arun Bangkok : Komplek Kuil Terindah di Thailand
Relief Kuil Wat Arun

Wat Arun terletak persis di seberang Grand Palace Thailand. Kedua tempat ini terpisahkan oleh sungai Chao Praya. Lokasinya yang berada di tepi sungai bukanlah merupakan kendala bagi kuil ini. Terdapat banyak taksi perahu yang akan membantu wisatawan menyebrangi sungai untuk menuju Wat Arun. Transportasi ini malahan menjadikan perjalanan ke Wat Arun semakin seru.

Sungai Chao Praya merupakan sungai yang sangat bersih. Jadi, kamu tidak perlu khawatir menyebrangi sungai dengan tumpukan sampah yang melayang di sekitar kamu. Chao Praya merupakan sungai yang sangat terawat di Thailand. Kamu malahan dapat memberi makan rombongan ikan yang ada di sungai tersebut. Tentunya ada biaya tambahan untuk makanan ikan tersebut yang dapat kamu beli di supir taksi perahu.

Posisi Wat Arun yang berada di tepi sungai juga membawa keuntungan tersendiri. Dari kejauhan, Wat Arun akan tampak seperti melayang di atas air. Hal ini menjadikan Wat Arun kuil yang sangat eksotis dan cantik. Tak heran, banyak sekali wisatawan yang menjadikan kuil ini objek foto mereka. 

Wat Arun Bangkok : Komplek Kuil Terindah di Thailand
Turis memotret di Wat Arun Bangkok

Wat Arun merupakan kuil yang sangat indah. Kuil ini memang tidak bersinar oleh nuansa emas yang berkilauan seperti Wat Pho. Namun, kuil yang satu ini dipenuhi dengan detail ornamen bunga di pilar-pilar bangunannya. Selain itu, di sudut-sudut kuil, terdapat pecahan-pecahan keramik dan pecahan-pecahan kerang yang disusun indah sebagai dekorasi kuil ini. Itulah mengapa kuil ini memiliki nuansa yang segar dan menyenangkan.

Selain itu, hal yang tidak bisa dilupakan dari Wat Arun adalah anak tangganya. Kuil Fajar ini memiliki anak tangga yang banyak dan curam untuk menaiki puncak kuil. Baik menaiki maupun menuruni anak tangga ini, kamu harus ekstra hati-hati agar tidak tergelincir. Tapi, pemandangan yang kamu dapat di atas sungguh membayar usaha kamu atas anak tangga tersebut.

Baca Juga :  Mall Terminal 21 Bangkok : Pusat Perbelanjaan Yang Membuatmu Seolah Keliling Dunia

Dari puncak Wat Arun setinggi kurang lebih 70 meter, kamu akan dapat menyaksikan segala aktivitas yang terjadi di sungai Chao Praya. Lalu lintas sungai yang padat oleh taksi perahu akan dengan jelas tertangkap mata. Selain itu, kamu juga akan dapat melihat pemandangan sebagian kota Bangkok di kejauhan.

Jam Operasional dan Harga Tiket

Kamu dapat mengunjungi Wat Arun pada jam operasional yang tersedia. Kuil ini dibuka untuk umum setiap hari dari pukul 08.00 pagi hingga pukul 05.30 sore waktu setempat. Habiskan waktu setidaknya 1 jam untuk dapat menikmati kuil ini.

Meskipun Wat Arun merupakan kuil yang terkenal di Thailand, kamu tidak ditarik biaya yang tinggi untuk masuk ke kuil ini. Per orangnya hanya dikenakan biaya sebesar 50 Baht saja. Cukup murah bukan?

Wilayah di Wat Arun terbagi menjadi 2. Yang pertama yaitu area luas yang mengelilingi kuil utama. Sedangkan wilayah yang kedua yaitu area dimana terdapat menara tertinggi di komplek kuil ini. jika kamu ingin menjajal pengalaman menaiki anak tangga Wat Arun, kamu harus membeli tiket masuk. Namun, jika kamu hanya hendak menikmati suasana di sekitar Wat Arun, kamu tidak akan dikenakan biaya apapun.

Cara Menuju Wat Arun

Akses menuju Wat Arun tidaklah sulit. Kamu dapat menaiki BTS (Skytrain) menuju stasiun Saphan Taksin. Sebelumnya, kamu akan transit di stasiun Siam. Dari stasiun Saphan Taksin, kamu hanya perlu berjalan menuju dermaga Than Thien selama kurang lebih 5 menit. Dari sana, kamu dapat mengendarai taksi perahu untuk menuju dermaga N8 Wat Arun.

Kesimpulan

Wat Arun merupakan kuil cantik yang sayang untuk kamu lewatkan di Bangkok. Selain sebagai tempat wisata, kuil ini masih aktif digunakan sebagai tempat peribadatan para pemeluk Buddha. Oleh karena itu, mengunjungi kuil ini kamu harus menghormati segala peraturan yang berlaku. Kamu juga harus mengenakan pakaian yang sopan. 

Berita Menarik Lainnya
10 Oleh-oleh Malaysia, dari Dodol Malaysia hingga Kain Batik Lokal
10 Oleh-oleh Malaysia, dari Dodol Malaysia hingga Kain Batik Lokal
error: Kontent dilindungi !!